29/01/2026
Gema Salawat di SMP Islam Mbah Bolong: Rayakan Harlah Ke-22 PP. Falahul Muhibbin Lewat Festival Al-Banjari
JOMBANG – Suasana religius nan meriah menyelimuti Dusun
Gendong, Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek pada Rabu (28/01/2026). Ratusan
siswa-siswi tingkat SD/MI se-Jawa Timur berkumpul untuk menunjukkan bakat dan
kecintaan mereka kepada selawat dalam gelaran Festival Al-Banjari Tingkat
Provinsi.
Acara bergengsi ini diselenggarakan dalam rangka
memperingati momen istimewa: Hari Lahir (Harlah) Pondok Pesantren Falahul
Muhibbin yang ke-22 sekaligus Dies Natalis SMP Islam Mbah Bolong yang ke-11.
Pada sambutannya KH. Nur Hadi (Mbah Bolong) beliau berkata
bahwa “Ibadah yang paling mudah kita lakukan adalah membaca sholawat, walaupun
belum khusu’ membaca sholawat memang kita masih belajar dihargai oleh Alloh
SWT”.
Persaingan Ketat 40 Grup Terbaik
Tercatat sebanyak 40 grup Al-Banjari dari berbagai daerah di
Jawa Timur turut berpartisipasi. Masing-masing peserta menampilkan teknik vokal
yang memukau serta pukulan terbang yang harmonis, membuat dewan juri harus
bekerja ekstra keras untuk menentukan pemenang di antara bibit-bibit unggul
ini.
Daftar Juara Festival Al-Banjari 2026
Setelah melalui kompetisi yang sengit sejak pagi hingga
selesai, berikut adalah daftar grup yang berhasil meraih gelar juara:
|
Gelar Juara |
Nama Grup |
Asal Instansi
|
|
Juara 1 |
RMB Surabaya |
TPQ
Assalafiyah |
|
Juara 2 |
Al-Madani |
MIS
Nidhomiyah |
|
Juara 3 |
NQ Kids |
MI Raudlotul
Ulum Mojoduwur |
|
Harapan 1 |
Qotrunnada |
SD Darul
Hikmah Krian |
|
Harapan 2 |
Hubbul Wathan |
MI Islamiyah
Al-Wathoniyah |
|
Best Jigle |
Nurul Jadid |
MISS Bandung
3 |
Kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang perlombaan, namun
juga menjadi sarana silaturahmi antarlembaga pendidikan Islam di Jawa Timur.
Kehadiran para peserta di Desa Watugaluh ini membuktikan bahwa kecintaan
generasi muda terhadap seni Islami tetap kokoh dan terus berkembang.
Selamat kepada para pemenang! Semoga prestasi yang diraih
menjadi motivasi untuk terus mensyiarkan selawat di tengah masyarakat.