30/07/2025
ZUHUD
الْحَمْدُ
لِلَّهِ الَّذِي تُسَبِّحُ لَهُ الرِّمَالُ، وَتَسْجُدُ لَهُ الظلالُ، خَلَقَ الْإِنْسَانَ
مِنَ الطَّيْنِ اللازب وَالصَّلْصَالِ، وَزَيَّنَ صُورَتَهُ بِأَحْسَنِ تَقْوِيمٍ وَأَتَم
اعْتِدَالِ، وَأَذِنَ لَهُ فِي قَرْعِ بَابِ الْخِدْمَةِ بِالْغُدُوِّ وَالْأَصَالِ،
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ الَّذِي ضَرَبَ
لَنَا فِي الدُّنْيَا بِأَنْوَاعِ الأَمْثَالِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ
وَرَسُولُهُ الَّذِي أَمَرَنَا بِالزُّهْدِ وَقَصْرِ الْأَمَالِ، وَنَهَانَا عَنِ التَّفَاخُرِ
وَالتَّكَاثُرِ بِالأَمْوَالِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ
الْأَنْبِيَاءِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الَّذِينَ كَانُوا فِي الدِّينِ كَأَمْثَالِ
الْجِبَالِ، وَسَلَّمْ تَسْلِيمًا كثيرا
أَمَّا
بَعْدُ؛ فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أَتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ، وَلَا
تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ، قَالَ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ:
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّحِيمِ، وَاضْرِبْ لَهُمْ مَثَلَ الْحَيُوةِ
الدُّنْيَا كَمَاءِ أَنْزَلْنَاهُ مِنَ السَّمَاءِ فَاخْتَلَطَ بِهِ نَبَاتُ الْأَرْضِ
فَأَصْبَحَ هَشِيمًا تَذْرُوهُ الرِّيَاحُ وَكَانَ اللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ مُقْتَدِرًا
Jamaah
Jum'ah Rahimakumullâh
Marilah kita selalu bertakwa kepada
Allah dengan arti yang seluas-luasnya, agar kita memper-oleh apa yang telah
dijanjikan kepada kita:
وَمَنْ
يَتَّقِ اللَّهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُعَظِمْ لَهُ أَجْرًا [الطلاق: ٥]
"Dan
barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menutupi
kesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya." (QS.
Ath-Thalâq Ayat: 5)
Jamaah
Jum'ah Rahimakumullâh
Al-Hayatid Dun-yâ (kehidupan dunia) memang sangat indah,
selalu tampil sangat menarik, bergaya yang mempesona, sehingga akan
tergila-gila orang-orang yang berambisi, akan tertipu orang-orang yang tidak
beriman yang kuat, dan akan tenggelam orang-orang yang tidak mengendarai perahu
takwallâh. Oleh karenanya Allah selalu mem-berikan
peringatan kepada kita:
فَلَا
تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَوةُ الدُّنْيَا [الفاطر: ٥ لقمان: ۳۳]
"Jangan
sekali-kali kamu sekalian tertipu kehi-dupan dunia." (QS. Fâthir [35]: 5
dan QS. Luqmân [31]: 33)
وَمَا
الْحَيُوةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ [الحديد: ٢٠]
"Kehidupan
dunia itu bukan apa-apa kecuali hanya kesenangan yang sangat menipu." (QS.
Ali 'Imrân [3]: 185 dan QS. Al-Hadid Ayat: 20)
Boleh
kita mencari Hayâtid Dun-yâ untuk suatu kebutuhan bukan suatu tujuan. Artinya
mencari dunia sebagai bekal ibadah kepada Allah dan alat untuk mencapai
kebahagiaan di akhirat nanti, bukan untuk ditumpuk-tumpuk dan digudangi untuk
kebahagiaan di dunia yang fana' ini.
Rasulullah
bersabda:
«إِنَّ
اللَّهَ
لَمْ
يَخْلُقُ
خَلْقًا
أَبْغَضَ
مِنَ
الدُّنْيَا
وَإِنَّهُ
لَمْ
يَنْظُرْ
إِلَيْهَا
مُنْذُ
خَلْقِهَا) ».زبدة
الواعظين(
"Sesungguhnya
Allah tidak menciptakan makhluk yang paling dibenci daripada dunia.Dan
sesungguhnya Allah tidak melihatnya semenjak Allah menciptakannya."
عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ ﷺ أَنَّهُ قَالَ: كُنْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ إِذْ أَتَاهُ رَجُلٌ أَبْيَضُ الْوَجْهِ حَسَنُ الشَّعْرِ أَبيضُ الثَّيَابِ، فَقَالَ: السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَا الدُّنْيَا؟ قَالَ: «كَحُلْمِ النَّائِهِ»، قَالَ: وَمَا الْآخِرَةُ؟ قَالَ: «فَرِيقٌ فِي الْجَنَّةِ، وَفَرِيقٌ فِي السَّعِيرِ»، قَالَ: فَمَا الْجَنَّةُ؟ قَالَ: «بَدَلُ الدُّنْيَا لِتَارِكِهَا، فَإِنَّ ثَمَنَ الْجَنَّةِ تَرْكُ الدُّنْيَا، قَالَ: فَمَا جَهَنَّمُ؟ قَالَ: «بَدَلُ الدُّنْيَا لِطَالِبِهَا»، قَالَ: فَمَا خَيْرُ هَذِهِ الْأُمَّةِ؟ قَالَ: «الَّذِي يَعْمَلُ بِطَاعَةِ اللَّهِ تَعَالَى»، قَالَ: فَكَيْفَ يَكُوْنُ الرَّجُلُ فِيْهَا؟ قَالَ: «مُشَمِّرًا كَطَالِبِ الْقَافِلَةِ»، قَالَ: فَكَمِ الْقَرَارُ فِيْهَا؟ قَالَ: كَقَدْرِ الْمُتَخَلَّفِ عَنِ الْقَافِلَةِ»، قَالَ: فَكَمْ مَا بَيْنَ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ؟ قَالَ: «غَمْضَةُ عَيْنٍ»، قَالَ جَابِرٌ: فَذَهَبَ الرَّجُلُ فَلَمْ نَرَهُ. فَقَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ ﷺ «هَذَا جَبْرَائِيلُ أَتَاكُمْ لِيُزَهْدَكُمْ فِي الدُّنْيَا وَيُرَغِبَكُمْ فِي الآخِرَةِ». (زبدة الواعظين)
Dari
sahabat Jabir bin Abdullah berkata: Sewaktu saya bersama Rasulullah, tiba-tiba
datang kepadanya seorang lelaki yang putih wajah-nya, bagus rambutnya dan putih
pakaiannya,
la
berkata: "Assalamu'alaika Yâ Rasûlullâh, apakah dunia itu?"
Nabi
menjawab: "Bagaikan mimpinya orang tidur."
Lalu ia
bertanya: "Dan apakah akhirat itu?"
Nabi
menjawab: "Sebagian di surga dan sebagian di neraka."
Lalu ia
bertanya: "Lalu apakah surga itu?"
Nabi
menjawab: "Gantinya dunia bagi orang yang sanggup meninggalkannya, karena
harganya surga adalah meninggalkan dunia."
Lalu ia
bertanya: "Lalu apakah Jahannam itu?"
Nabi
menjawab: "Gantinya dunia bagi orang yang mencarinya."
Lalu ia
bertanya: "Lalu siapakah yang menjadi sebaik-baik umat ini?"
Nabi
menjawab: "Orang yang taat kepada Allah (ketika di dunia)."
Lalu ia
bertanya: "Bagaimana laki-laki itu di dalamnya?"
Nabi
menjawab: "Layaknya orang yang bergegas mengejar qâfilah(rombongan)."
Lalu ia
bertanya: "Berapa lama tinggal di dunia?"
Nabi
menjawab: "Seperti lamanya orang yang tertinggal dari
qâfilah-qafilah."
lalu ia
bertanya: "lalu berapa lama antara dunia dan akhirat?"
Nabi
menjawab: "Sekejap mata."
Sahabat
Jabir berkata: Lalu laki-laki itu pergi dan kami tidak melihatnya (lagi).
Lalu
Rasulullah bersabda: "Itu tadi Jibril, datang untuk men-zuhûd-kan kalian
dari dunia, dan membuat kalian cinta pada akhirat."
Ma'asyiral
hadiriin jama'ah jum'at Rahimakumullah
Sayyidinâ
All bin Abi Thalib Karramâllahu Wajhah memberi gambaran dunia ini seperti bayang-bayang.
Apabila kita lari daripadanya, artinya kita selalu berbakti dan bertakwa kepada
Allah, maka dunia itu akan dipersiapkan untuk kita.Tetapi apabila kita selalu
berusaha mengejarnya, maka dunia itu akan sulit kita peroleh, begitu beliau
berkata:
"إِنَّ
الدُّنْيَا
ظِلٍّ
إِذَا
فَرَرْتَ
مِنْهُ
تَبِعَكَ
وَإِذَا
تَبِعْتَهُ
فَرَّ
مِنْكَ."
"Sungguh
dunia itu laksana bayang-bayang. Bila engkau lari darinya maka ia akan
mengikutimu. Dan bila engkau mengikutinya, maka ia akan lari
meninggalkanmu."
Lebih-lebih Allah telah berjanji:
وَمَنْ
يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا * وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ
[الطلاق: ٢-٣].
"Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, maka Allah
akan memberikan kepadanya jalan keluar dan akan memberikan rezeki kepadanya di
luar perhitungan dan tanpa diduga-duga sebelumnya." (QS. at-Thalâq Ayat:
2-3)
Jamaah Jum'ah Rahimakumullâh
Mudah-mudahan kita selalu mendapatkan hidayah dan taufiq
(petunjuk dan pertolongan) dari Allah sehingga kita mampu mengutamakan iman dan
takwa, beramal shaleh,bertawakkal kepada Allah dan zuhud daripada kita
menumpuk-numpuk harta dan bergelimang kemewahan, agar kita memperoleh
kebahagiaan di sisi Allah, Amin..Amin...Ya Rabbal 'Alamîn.
أَعُوْذُ
بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّحِيمِ، وَمَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الْآخِرَةِ نَزِدْ
لَهُ فِي حَرْثِهِ ۚ وَمَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَا
لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ نَصِيب .
بَارَكَ
اللَّهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ
مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ،
إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ